Telan Biaya Rp 6 Miliar, Porwanas Tuai Kritik Pedas

Telan Biaya Rp 6 Miliar, Porwanas Tuai Kritik Pedas

- detikNews
Sabtu, 08 Jan 2005 15:52 WIB
Pekanbaru - Meski menuai protes, Pekan Olah Raga Wartawan Nasional (Porwanas) yang menelan biaya Rp 6 miliar dipastikan tetap digelar di Pekan Baru, Riau. Protes keras dilancarkan kepada Gubernur Riau Rusli Zainal. Pasalnya, Porwanas dilaksanakan di tengah penderitaan rakyat Aceh dan Sumut yang baru saja tertimpa bencana gempa dan tsunami, di mana korban meninggal lebih dari 101 ribu orang.Sejumlah pihak berpendapat agar dana Rp 6 miliar tersebut sebaiknya disumbangkan saja untuk korban di Aceh dan Sumut. Mereka menilai tidak etis jika dana sebesar itu dipakai untuk kegiatan Porwanas."Etis atau tidaknya pelaksanaan Porwanas pasca badai tsunami, kita tanyakan pada hati nurani wartawan sendiri. Sebab, mereka yang akan menyelenggarakannya," kata Gubernur Riau, Rusli Zainal kepada wartawan di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Riau, Sabtu (8/1/2005).Rusli sendiri tidak bersedia disalahkan meski APBD Provinsi Riau harus mengeluarkan dana sebesar Rp 6 miliar. Sebab, pada dasarnya pemprov hanya sekedar mengajukan anggaran kepada DPRD Riau. Dalam masalah dana bantuan untuk Porwanas itu, menurut dia, yang bertanggung jawab tidak semata-mata Pemprov Riau, tapi juga DPRD Riau yang telah mengesahkannya."Kalau masalah dana itu, jangan hanya pihak pemerintah yang dipersalahkan. Dalam masalah dana ini, kita sifatnya hanya mengajukan anggaran saja. Yang mengesahkan itu DPRD. Mari kita bertanya sama-sama ke DPRD mengapa mereka mengabulkannya," kata Rusli.Sementara itu, Sekretaris Umum Porwanas Ridar Hendri saat dihubungi detikcom mengatakan, acara tersebut tetap akan dilaksanakan kendati menuai protes dari berbagai pihak. Menurutnya, sebanyak 30 perwakilan dari berbagai Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Indonesia telah memastikan untuk ikut dalam pelaksanaan Porwanas. "Yang belum mendapat konfirmasi kontingen dari Aceh," kata Ridar.Terkait dengan dan sebesar Rp 6 miliar, Ridar mengatakan, sebanyak Rp 2,5 miliar akan digunakan untuk Porwanas. Sedangkan sisanya untuk konferensi media massa nasional sebesar Rp 500 juta, Rapat Kerja Seksi Olahraga sebesar Rp 500 juta dan expos media sebesar Rp 500 juta.Sementara yang Rp 2 miliar lagi, menurutnya, akan dipergunakan untuk mendukung terselenggaranya acara tersebut. Misalnya, untuk dana sekretariat yang menghabiskan Rp 1 miliar dan souvenir bagi wartawan yang datang ke Pekanbaru sebesar Rp 500 juta. "Nanti kita akan memberikan kenang-kenangan kepada kontingen berupa baju Melayu. Rata-rata harga baju Melayu bisa lebih dari Rp 200 ribu per potong," kata Ridar. Tega juga ya! (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini