3.000 Guru di Surabaya Berdoa untuk Aceh, Banyak yang Nangis
Sabtu, 08 Jan 2005 14:16 WIB
Surabaya -
Sekitar 3.000 guru SD, SMP, dan SMA baik negeri maupun swasta se-Surabaya menggelar aksi doa bersama untuk korban gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. Saat berdoa banyak guru yang tak kuasa menahan tangis dan terlihat sesenggukan.Acara doa bersama ini digelar di Stadion 10 November, Jl. Tambaksari, Surabaya sejak pukul 13.00 WIB, Sabtu (8/1/2005). Di stadion yang berkapasitas 35.000 orang ini para pendidik menempati tribun utama. Para pendidik yang melakukan doa bersama ini datang dari berbagai penjuru di Surabaya. Mereka ada yang datang dengan menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, naik angkutan umum, maupun mencarter mobil.Acara doa bersama dipimpin oleh Ustadz Mistahul Lutfi. Dalam acara yang berlangsung sekitar satu jam ini juga diedarkan kotak amal untuk menggalang dana kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh dan Sumut. Belum diketahui berapa hasil penggalangan dana ini karena belum dihitung.Sebelumnya juga telah dilakukan penggalangan dana dan bantuan yang bersifat barang dari berbagai sekolah se-Surabaya. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Sahudi, pihaknya telah mengumpulkan dana sebesar Rp 120 juta yang dihimpun dinas-dinas pendidikan kecamatan se-Surabaya. Selain itu juga berhasil dihimpun 30 truk pakaian layak pakai, mie instan, beras, dan bahan makanan. Barang-barang bantuan kemanusiaan itu kini sedang menunggu giliran untuk dikirimkan ke Aceh.
(gtp/)










































