Dana tersebut lalu dibelikan bahan kebutuhan pokok di Kairo untuk warga Gaza. Namun ternyata sudah hampir satu bulan, bantuan tak kunjung dapat disalurkan. Pemerintah Mesir menutup rapat-rapat pintu Rafah yang menghubungkan Mesir-Gaza.
"Ada bantuan dari sekitar 5 charity yang tertahan di Kairo," ujar ketua delegasi DPR RI untuk kunjungan ke Palestina, Mahfudz Sidik di Amman International Hotel, Yordania, Sabtu (20/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lembaga sosial kemanusiaan itu antara lain Darul Quran, PKPU, ACT, dan BSMI.
Menurut Mahfudz, pemerintah Mesir menginginkan bantuan dari lembaga kemanusiaan RI itu menyalurkan bantuan melalui lembaga kemanusiaan Mesir.
"Sementara para charity kita ini kan ingin menyampaikan langsung sebagai pertanggungjawaban untuk masyarakat. Nanti di Kairo kami akan berbincang dengan mereka," jelasnya.
Sebelumnya, rombongan delegasi DPR RI ke Palestina juga gagal mendapatkan izin dari pemerintah Mesir untuk melewati gerbang Rafah masuk ke Gaza. Pemerintah Mesir beralasan karena situasi yang memanas di lapangan.
Delegasi DPR yang ikut dalam kunjungan ini antara lain Ketua Komisi I Mahfudz Sidik, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Surahman Hidayat, Syaifullah Tamliha (FPPP), Almuzammil Yusuf (FPKS), Ramadhan Pohan (FPD), Muhammad Najib (FPAN), Hari Kartina (FPD), M Basri Sidehabi (FPG), dan M Syahfan Badri Sampurno (FPKS).
(rmd/ahy)











































