Prabowo: Banyak yang Tidak Mengerti Gerindra, Terutama Elit Politik

Prabowo: Banyak yang Tidak Mengerti Gerindra, Terutama Elit Politik

- detikNews
Sabtu, 20 Sep 2014 20:16 WIB
Prabowo: Banyak yang Tidak Mengerti Gerindra, Terutama Elit Politik
Jakarta - Ketua umum Partai Gerindra yang baru saja terpilih secara aklamasi, Prabowo Subianto membanggakan bagaimana partainya tu bisa menjadi partai terbesar ketiga hanya dalam waktu 3 tahun. Mantan Danjen Kopassus ini menilai masih banyak pihak yang belum mengerti Gerindra.

"Saya ingin ucapkan terimakasih seluruh pimpinan, pengurus, dan kader atas perjuangan saudara-saudara selama beberapa tahun ini. Dari partai yang sangat baru, kita bisa muncul sekarang dalam usia kita yang ke-6, kita muncul sebagai partai ketiga terbesar di RI," ujar Prabowo kepada para kader di acara Kongres Luar Biasa (KLB) Gerindra di Nusantara Polo Club, Bogor, Jabar, Sabtu (20/9/2014).

Menurut dia, hampir di seluruh DPRD partainya itu telah memiliki fraksi sendiri. Dari 33 provinsi di Indonesia, 28 DPRD provinsi dikatakan Prabowo memiliki wakil ketua dari Gerindra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apakah yang kita capai sesuai dengan harapan kita, tentunya belum karena kita berkeinginan bukan jadi partai ketiga tapi partai nomor satu di Indonesia. Tapi ini prestasi hasil kerja keras saudara-saudara," kata Prabowo.

"Banyak yang tidak mengerti Gerindra terutama elit. Sebetulnya terimakasih juga tidak dimengerti, karena kerjanya enak. Kalau banyak dimengerti nanti dicontek karena jarang ada partai yang bisa naik 200 persen dalam waktu 5 tahun," sambung kandidat capres nomor urut 1 di Pilpres 2014 lalu itu.

Prabowo pun mengklaim bahwa sebenarnya kenaikan perolehan suara Gerindra di Pemilu 2014 ini bisa lebih. Namun karena pengakuannya Gerindra kurang dalam modal, maka partai tersebut hanya bisa menjadi partai ketiga terbesar di pemilu lalu. Ia pun membantah bahwa Gerindra membagi-bagikan uang kepada para kadernya.

"Banyak yang bilang kalian nerima uang dari atas. Saya tanya kalian terima uang ga dari Jakarta? Terima nggak?," tanya Prabowo yang disambut koor 'tidak' oleh para peserta KLB.

"Kita ingin bangun partai kader dari bawah. Kita bukan politisi, kita pejuang politik," pungkasnya.

(ear/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads