"Apel kader Gerindra 5000 orang yang di antaranya dari anggota DPRD Kab/kota, Provinsi dan DPR RI dan yang jumlahnya 2183," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani usai KLB di Nusantara Polo Club, Bogor, Jabar, Sabtu (20/9/2014).
Sisa peserta apel adalah perwakilan dari 33 DPD dan 503 DPC Gerindra dari seluruh Indonesia. Selain itu juga ada perwakilan dari sayap-sayap organisasi Partai Gerindra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembukaan apel dilaksanakan dengan gaya militer, lengkap dengan inspektur upacara layaknya prajurit. Setelahnya pasukan marching band beraksi dengan berjalan di depan panggung Prabowo. Mantan Danjen Kopassus itu memberikan hormat kepada marching band yang membawakan lagu-lagu nasional dan daerah itu. Setelahnya disusul oleh rombongan organisasi sayap partai yang memiliki style seperti prajurit.
Rombongan masing-masing kontingen dari DPP/DPD/DPC termasuk anggota legislatif Terpilihnya pun secara beriringan bergantian berjalan di depan panggung. Kontingen pertama adalah dari DPP/DPR RI dengan plakat keterangan kontingen yang dibawa oleh Rachel Maryam. Tampak dalam kontingen tersebut Waketum Gerindra Edi Prabowo dan Fadli Zon, serta Sekjen Ahmad Muzani.
Kontingen dari masing-masing daerah lalu menyusulnya, mulai dari Pulau Sumatera hingga Papua Barat. Mereka melambai-lambaikan tangan terutama saat telah tiba di depan panggung Prabowo. Sama seperti di Sea Games, pembawa acara menjelaskan dari mana asal kontingen saat mereka berjalan. Bedanya pada apel Gerindra ini, untuk masing-masing daerah disebutkan perolehan kursi DPRD yang diperoleh DPD/DPC.
Apel ini terbilang cukup meriah, terutama karena marching band terus membawakan lagu-lagu meriah selama para kontingen mengelilingi lapangan. Kontingen pun lalu kembali ke posisi masing-masing dan tak gentar meski gerimis turun.
"Jangan ada yang merokok, mengobrol, dan membuka payung," pembawa acara mengumumkan.
(ear/gah)











































