Koalisi Merah Putih sempat menyatakan sebagai koalisi permanen di parlemen. Kesolidan koalisi ini disorot pasca hadirnya PPP dan PAN di Rakernas PDIP. Jokowi menyangkal adanya hal yang permanen dalam realitas politik.
"Koalisi permanen itu nggak ada dalam politik. Kita harus ngomong realitas politik," ujar Jokowi sambil tersenyum di Rumah Dinas Gubernur DKI, Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/9/2014).
PDIP memang mengundang PPP dan PAN untuk hadir di Rakernas PDIP di Semarang sejak pembukaan kemarin. PPP diwakili Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Romahurmuziy, Emron Pangkapi. Dari PAN hadir Waketum PAN Drajat Wibowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah hadir kan sinyal, hadir berarti kan tanda-tanda. Hadir berarti, kalau dipersenin yaaa 80 persenlah," tanggap Jokowi.
Meski hadir di Rakernas PDIP, Waketum PAN Drajat Wibowo mengaku partainya tetap dalam Koalisi Merah Putih.
"Kita diundang dan setelah pertimbangan secara matang kita hadir dalam rangka silaturahmi. Jadi saya tegaskan PAN tetap berada di KMP, tidak berubah posisinya namun kita ingin tunjukkan kepada masyarakat bahwa perbedaan politik tidak boleh menjadi perpecahan," kata Dradjad usai menghadiri Rakernas PDIP di Marina Convention Center, Semarang, Jateng, Jumat (19/9).
(bil/dnu)











































