Kementerian PP Segera Buka 20 Children Center di Aceh

Kementerian PP Segera Buka 20 Children Center di Aceh

- detikNews
Sabtu, 08 Jan 2005 13:35 WIB
Jakarta - Kantor Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan akan membuka 20 children center bagi anak korban Tsunami Aceh dalam satu minggu kedepan. Ditargetkan ada sekitar 200 children center yang akan disebar diseluruh Nanggore Aceh Darussalam."Kita bekerja sama dengan Depdiknas, akan mendirikan sekolah-sekolah terbuka dan children center dimana setiap 20 tempat pengungsian akan ada satu pusat anak atau children center yang juga akan disatukan dengan pendidikan anak usia dini," kata Rahmat Sentika, Deputi Kesejahteraan dan Perlindungan Anak Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Bincang Sabtu di Mario's Place-Plaza Kuningan Jakarta, Sabtu,(8/1/2005).Rahmat juga menegaskan, dalam satu minggu kedepan akan ada 20 children center yang tersebar diseluruh daerah yang terkena bencana Tsunami. "Kita targetkan 200 children center secara bertahap dan 400 orang akan menjadi pelatih bagi relawan-relawan atau masyarakat setempat yang dapat melindungi anak-anak," ujar Rahmat. Menurut data, korban bencana Tsunami Aceh diperkirakan sepertiganya adalah anak-anak yang berjumlah sekitar 30 ribu anak. Maka itu ketika melakukan registerasi akan diarahkan pada upaya reunifikasi atau penyatuan kembali dengan keluarga maupun orang tua dari anak-anak tersebut. Selain itu juga akan dilakukan upaya psiko sosial dan pelayanan kebutuhan dasar serta pelayanan kebutuhan lanjutan seperti pendidikan. Guru yang akan disediakan untuk children center, menurut Rahmat, saat ini sudah tersedia untuk kebutuhan 20 tempat dulu. Untuk itu diperlukan 20 pengelola dimana saat ini ada sekitar 400 orang yang sedang dilatih. Saat ini tiga tempat children center yang sudah siap yaitu di TVRI, Masjid Baiturrachman dan Universitas Muhammadiyah.Dijelaskan, konsep pendidikan akan sama dengan pendidikan di sekolah-sekolah biasa tetapi bedanya ini dilakukan diluar ruangan karena kondisi darurat, sampai sekolah-sekolah yang dibangun sudah jadi. Mengenai jumlah anak korban Tsunami Aceh yang ada di Jakarta menurut Rahmat hal tersebut agak sulit data. Namun diperkirakan ada sekitar 500 sampai 1.000 anak korban Tsunami Aceh yang masuk Jakarta dan umumnya dibawa oleh keluarganya. Data Depsos menyebutkan jumlah anak korban Tsunami Aceh yang ada di Jakarta sebanyak 312 anak. Kemudian dari data Halim Perdana Kusumah 36 anak, di rumah sakit-rumah sakit 36 anak tetapi tinggal 18 anak karena ada meninggal sebanyak 18 anak. Serta yang ada di Diklat PLN sebanyak 54 anak. Rahmat mengimbau kepada para keluarga, orang atau lembaga yang merasa mengambil anak-anak Aceh dalam rangka pengasuhan dan perawatannya untuk segera melaporkan ke pos-pos perlindungan anak yaitu depsos lantai tujuh dengan no telepon 3100175 atau Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan lantai tiga dengan no telepon 3805543. Pemda DKI juga akan dipersiapkan untuk membantu anak-anak Aceh yang ingin melanjutkan sekolah di Jakarta. "Kami sebagai koordinator untuk perlindungan anak Indonesia dengan koordinasi seuruh instansi terkait. Jadi bagaimana kita membuat skenario untuk melindungi anak-anak korban Tsunami Aceh," ujar Rahmat. (ir/)


Berita Terkait