GP Ansor: Jangan Ragu Naikkan BBM, Kebanyakan Subsidi Malah Tidak Baik

GP Ansor: Jangan Ragu Naikkan BBM, Kebanyakan Subsidi Malah Tidak Baik

- detikNews
Jumat, 19 Sep 2014 23:24 WIB
Jakarta - Ketua Umum GP Ansor Nusron Wahid berpendapat, pemerintah seharusnya tidak ragu-ragu dalam mengambil kebijakan realokasi subsidi BM ke sektor lain. Dia menilai, pemberian subsidi yang berlebihan malah tidak baik.

"Kalau subsidinya kebanyakan itu membuat orang berlebih-lebihan konsumsi BBM dan mubazir. Itu sifatnya haram," kata Nusron dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Jumat (19/9/2014).

Nusron meniai, sudah seharusnya saat ini menaikkan, harga BBM. Sebab kondis yang terjadi saat inin adalah kekurangan produksi dan defisit transaksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sedang mengkaji manfaat dan madharatnya kenaikan BBM. Kalau kita banyak produksi, terus dinaikkan namanya madharat. Itu bisa Haram. Tapi akan menjadi halal dan wajib hukumnya untuk dinaikkan kalau kita saat ini kekurangan produksi, dan defisit transaksi, perdagangan dan APBN. Inilah kondisi kita saat ini. Sepahit apapun harus diambil keputusan (naik) BBM, dan harus dihadapi dan dijelaskan apa adanya kepada masyarakat. Jangan ragu," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kanikan BBM yang berimbas kep[ada kenaikan harga lainnya, lanjut Nusron, pemerintah harus menyiapkan isntrumen sosial dan berbagai program kompensasi yang bersifat produktif dan massal.

"Administrasi atas kompensasi juga harus disiapkan dengan baik. Jangan sampai ada yang dirugikan. Menejemennya juga harus rapi," ungkapnya.

(jor/edo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads