Para jamaah haji jangan asal menyewa jasa pendorong kursi roda. Sudah membayar ongkos 200 riyal, dua jamaah yang sudah tua ditinggal begitu saja sama sang joki yang juga orang Indonesia.
"Mereka bayar sebesar 200 riyal (sekitar Rp650 ribu)," kata Kepala Seksi Perlindungan Jamaah Haji, Jaetul Muchlis, di Makkah, Jumat (19/9/2014).
Joki yang melancarkan aksi penipuan tak lain adalah warga Indonesia yang sudah tinggal di Arab Saudi. Bergaya santun dan pandai berbahasa Indonesia, membuat jamaah Indonesia cepat percaya menyewa jasa sang Joki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat salat jumat, para joki mendampingi jamaah. Namun begitu salat tuntas, tak tahu dimana rimbanya. Untung saja dua jamaah yang sulit berjalan ditemukan petugas.
Ada kemungkinan para joki ilegal itu takut kepada askar atau keamanan Arab Saudi yang mengetahuinya sehingga kemudian meninggalkannya.
Para jamaah pun diminta berhati-hati jika menyewa jasa pendorong kursi roda walaupun warga Indonesia. Ia menyarankan jika mempunyai keluarga maka anggota keluarganya mendampingi. Pembayaran juga sebaiknya dilakukan di belakang. Ada baiknya juga menggunakan jasa pendorong resmi yang biasanya menggunakan rompi berwarna hijau.
(van/jor)











































