Menhan Australia Batal ke Aceh
Sabtu, 08 Jan 2005 10:02 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Australia Robert Hill membatalkan kunjungannya ke Aceh yang porak-poranda akibat bencana gempa bumi dan tsunami. Kunjungan diurungkan karena kepadatan di bandar udara Banda Aceh.Senator Hill terbang ke Medan, Sumatra Utara, Jumat (7/1/2005) kemarin untuk menemui ratusan personel pertahanan Australia yang ditempatkan di Medan dan Banda Aceh, yang dikirimkan untuk upaya kemanusiaan pasca tsunami 26 Desember lalu.Namun Hill mengurungkan kepergiannya ke Banda Aceh, ibukota provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Demikian seperti dilansir News.com.au, Sabtu (8/1/2005)."Menteri berada di Medan untuk berbicara dengan personel Pasukan Pertahanan Australia yang terlibat dalam koordinasi upaya kemanusiaan," ujar seorang juru bicara untuk Senator Hill. "Menteri tidak akan pergi ke Banda Aceh karena kesulitan-kesulitan di lapangan terkait dengan padatnya penerbangan untuk upaya kemanusiaan di Banda Aceh," imbuh juru bicara tersebut.Bandara Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh saat ini kewalahan karena harus menangani lebih dari 150 pergerakan pesawat setiap harinya. Seorang juru bicara Australian Defence Force (ADF) menyatakan bahwa beberapa personel negeri Kangguru itu ditugaskan untuk membantu mendirikan pusat pengendali lalulintas udara di bandara Sultan Iskandar Muda. Ini sebagai upaya untuk mengurangi penundaan penerbangan dalam operasi bantuan kemanusiaan berskala besar pasca tsunami."Empat personel ADF bekerja sama dengan militer Amerika Serikat, Singapura dan Indonesia soal itu," tutur juru bicara ADF tersebut.
(ita/)











































