Pasca kebakaran tersebut, para pedagang bersama pengelola pasar klithikan memutuskan libur satu hari untuk membersihkan sisa-sisa akibat kebakaran. Namun sampai siang ini, pedagang belum diperbolehkan memasuki dan membersihkan areal tempat berdagang.
Aparat Polresta Yogyakarta telah memasang police line di lokasi yang terbakar. Lokasi kebakaran di blok 1 hngga blok 5 yang berada di belakang sisi utara. Di blok tersebut terdapat puluhan kios pedagang pakaian, onderdil sepeda motor, helm, perkakas, tas, ikat pinggang, dompet dan asesoris lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa pedagang/pemilik kios sejak pagi sudah berdatangan. Namun mereka belum bisa membersihkan kios karena masih terpasang garis polisi. Mereka tidak boleh masuk dan hanya melihat dari belakang garis polisi. Ratusan onderdil sepeda motor seperti pelek, knalpot, tangki dan berbagai peralatan dari besi yang masih menggantung di kios-kios milik pedagang yang terbakar.
Kapolresta Yogyakarta Kombes Slamet Santoso mengatakan petugas dari Labfor Semarang akan segera melakukan olah TKP. Namun hingga pukul 10.00 WIB belum ada petugas datang. Hanya petugas dari Polsek Wirobrajan, Koramil Wirobrajan dan Satpol PP Kota Yogyakarta yang berjaga-jaga di sekitar lokasi.
"Belum boleh masuk mas. Nunggu dari kepolisian," ungkap Edi Riyatno salah satu karyawan yang bekerja di kios onderdil motor.
Dirinya belum tahu jumlah kerugian yang dialami majikannya. Namun dia hanya mengetahui seminggu sebelumnya, majikan telah kulakan berbagai onderdil sepeda motor yang rutin menyetor sejumlah onderdil kepada para pedagang.
(bgs/try)











































