Sudah Mengadu Lewat Twitter dan SMS, Mereka Mengaku Belum Dilayani Ahok

Reaksi Cepat SMS Ahok

Sudah Mengadu Lewat Twitter dan SMS, Mereka Mengaku Belum Dilayani Ahok

- detikNews
Jumat, 19 Sep 2014 10:56 WIB
Sudah Mengadu Lewat Twitter dan SMS, Mereka Mengaku Belum Dilayani Ahok
Jakarta -

Tak semua pengaduan masyarakat ke Wagub DKI Basuki T Purnama atau Ahok lewat SMS dan twitter berbalas. Ada juga yang sudah mengirim pesan lewat twitter dan SMS tapi tak ada respons dan tanggapn. Mungkin Pak Ahok sibuk?

Dalam surat elektronik ke redaksi@detik.com, Jumat (19/9/2014) sejumlah pembaca mengirimkan keluhannya. Mulai dari urusan kemacetan, perbaikan jalan, sampai urusan e-KTP.

Berikut sejumlah aduan masyarakat itu:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya Diana Fransisca, sudah pernah mengirim SMS ke no Ahok 0811 944728 pada 4 Agustus 2014 mengenai e-KTP orang rumah (termasuk KTP saya), yang sudah foto, sidik jari dan ttd pada tahun 2012, awal pembuatan e-KTP tapi sampai dengan saat email ini saya buat, belum ada di tangan saya (terakhir kali saya cek ke kantor kelurahan Wijaya kusuma pada 28 Mei 2014, yang dijawab oleh staf kelurahan " belum ada " ). Keluhan mengenai pembuatan e-KTP ini juga sudah saya ajukan ke LAPOR! ( belum ada hasil juga ). Berikut saya lampirkan screen shot sms yang saya kirimkan ke nomor HP ko Ahok. Lalu saya coba mengirimkan sms ke no Pak Ahok yang lain 0819 27666999 pada 10 September 2014. Mungkin pak Ahok sedang sibuk dengan hal lain kali ya, sampai masalah yang saya sampaikan belum selesai ditindaklanjuti, ataukah, untuk permasalahan e-KTP ini bukan wewenang dari Pak Ahok selaku Gubernur / Wagub DKI?" tulis Diana.

"Saya Bernhard napitpulu, sdh beberapa kali sms ke no pak Ahok, yang katanya utk menampung keluhan warga, tapi semua tdk ada yang bisa masuk," tulis Bernhard.

"Saya coba kirim sms ke 3 nomor itu. tidak berhasil semuanya. saya tweet di twitter official ahok juga tidak bisa. Halte busway koridor 1 masjid agung stlh terbakar, sudah hampir 1 bulan tidak beroperasi lagi. Koridor 1 ada 3 halte yg tidak berfungsi : setiabudi, masjid agung dan bundaran HI," tulis Vic Setiyono.

(ndr/mad)


Berita Terkait