3 WNA Taiwan Dirawat di RS karena Lompat Pagar Saat Digerebek Polisi

3 WNA Taiwan Dirawat di RS karena Lompat Pagar Saat Digerebek Polisi

- detikNews
Rabu, 17 Sep 2014 22:21 WIB
Pekanbaru - Polsek Lima Puluh, Pekanbaru menggerebek keberadaan warga negara asing (WNA). Tiga orang dikabarkan terpaksa rawat inap di rumah sakit karena alami patah tulang saat melompat pagar.

Penggerebekan ini berlangsung, Rabu (17/9/2014) sore di Jl Cemara No 57, Pekanbaru. Rumah mewah berlantai dua itu dulunya bekas dikontrak Konsul Singapura.

Di rumah mewah itu, ada 12 WNA asal Taiwan. Saat dilakukan penggerebekan, ada 3 WNA yang nekat manjat tembok pagar setinggi 2 meter. Mereka mencoba kabur saat digerebek pihak kepolisian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang dihimpun detikcom, 3 WNA kini di rawat di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru. Dari 3 orang itu, satu di antaranya wanita. Mereka mengalami luka-luka akibat nekat panjat pagar dan melompat. Bahkan satu di antara mereka mengalami patah tulang kaki.

Kini 9 WNA lainnya berhasil diamankan pihak Polsek Lima Puluh. WNA itu saat ini dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan.

Saat diperiksa, diketahui jika WNA itu berasal dari Taiwan dengan paspor status kunjungan. Mereka diamankan karena ada dugaan membuka usaha bisnis judi online.

Ketika hal itu dikonfirmasi ke Kapolresta Pekanbaru, Kombes Robert Hariyanto mengaku tidak mengetahui soal penggerebekan tersebut. Robert juga mengaku tidak tahu kalau 9 WNA itu kini di periksa di markasnya.

"Sampai malam ini saya belum terima laporan soal ada penggerebekan itu," kata Robert enteng.

(cha/mok)


Berita Terkait