Penggerebekan ini berlangsung, Rabu (17/9/2014) sore di Jl Cemara No 57, Pekanbaru. Rumah mewah berlantai dua itu dulunya bekas dikontrak Konsul Singapura.
Di rumah mewah itu, ada 12 WNA asal Taiwan. Saat dilakukan penggerebekan, ada 3 WNA yang nekat manjat tembok pagar setinggi 2 meter. Mereka mencoba kabur saat digerebek pihak kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini 9 WNA lainnya berhasil diamankan pihak Polsek Lima Puluh. WNA itu saat ini dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan.
Saat diperiksa, diketahui jika WNA itu berasal dari Taiwan dengan paspor status kunjungan. Mereka diamankan karena ada dugaan membuka usaha bisnis judi online.
Ketika hal itu dikonfirmasi ke Kapolresta Pekanbaru, Kombes Robert Hariyanto mengaku tidak mengetahui soal penggerebekan tersebut. Robert juga mengaku tidak tahu kalau 9 WNA itu kini di periksa di markasnya.
"Sampai malam ini saya belum terima laporan soal ada penggerebekan itu," kata Robert enteng.
(cha/mok)











































