Berusaha Nyusup ke Pengungsi, 2 GAM Ditembak Marinir
Jumat, 07 Jan 2005 18:59 WIB
Jakarta - Dua orang anggota GAM ditembak oleh Tim Matador Batalyon Infantri (Yonif)-7 pasukan Marinir. Dua orang GAM ini berusaha mendekati lokasi pengungsi korban gempa dan gelomban tsunami di Desa Cot Kafiraton, Kecamatan Seuneddon, Aceh Utara.Peristiwa ini terjadi pada Rabu (5/1/2005)lalu. Menurut keterangan Kepala Dinas Penerangan Marinir Kapt.Marinir FX.Dedi Sutanto, insiden ini berlangsung cepat. "Saat anggota Marinir patroli, terlihat 6 oang tengah berjalan di pematang sawah dan ketika disapa malah melepaskan tembakan," katanya saat dihubungi oleh detikcom, Jumat (7/1/2005).Akibat dari kontak senjata, dua orang anggota GAM tewas.Sementara 4 anggota GAM lainya melarikan diri. Dan kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi sejak terjadi bencana di provinsi NAD. Dedi menambahkan dari enam anggota GAM yang terlibat dengan baku tembak, empat lainnya berhasil melarikan diri dalam keadaan terluka. Kawanan GAM yang berusaha mendekati tempat logistik pengungsi tersebut diduga tengah berusaha mencari kelauarga dan kawan mereka yang menjadi korban tsunami. Dari baku tembak tersebut berhasil diperoleh dua pucuk senapan laras panajng AK-56, semenjak hancurnya jaringan transportasi penyaluran logistik GAM juga terputus. Sebagai upaya merespon beberapa insiden tersebut pihak TNI akan memperketat patroli keamanan diantaranya dengan menelusuri daerah-daerah yang sebelumnya tidak disisir melalui patroli.
(jon/)











































