Prihatin Bencana Aceh
Jadwal Kongres PAN Diundur
Jumat, 07 Jan 2005 17:25 WIB
Jakarta - Pelaksanaan Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) di Semarang yang dijadwalkan 8-11 Februari 2005 diundur. Pengunduran jadwal itu sebagai wujud keprihatinan atas terjadinya gempa dan tsunami di Medan dan Aceh. Hal itu disampaikan Ketum PAN Amien Rais kepada wartawan dalam jumpa pers usai rapat harian di Kantor DPP PAN, Jl. Tebet Raya Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (7/1/2005). "Kita tahu rakyat Aceh masih sangat menderita, masih mengalami musibah lahir dan batin. Kongres itu ada nuansa gembira dan bahagia. Tidak elok rasanya kalau kita adakan kongres nasional, sementara Aceh dan Sumut dapat musibah yang sangat berat," ujarnya. Berdasarkan keputusan rapat harian, Kongres PAN diundur 2 bulan dari jadwal semula menjadi 7-10 April 2005 di Semarang. Amien berharap dengan penundaan itu akan banyak muncul calon ketum. "Kami sepakat untuk menunda. Mudah-mudahan pada saat itu (kongres) badai sudah berlalu dan sudah ada rekonstruksi dan rehabilitasi disana. Tapi ini juga kita ambil hikmahnya karena waktu bertambah lama, mudah-mudahan muncul calon ketum yang lebih banyak dan lebih baik lagi untuk bersaing di kongres nanti," katanya. Amien yang masa jabatannya akan berakhir saat kongres menambahkan, dirinya tidak dapat melarang jika ada menteri dari PAN mencalonkan diri sebagai ketum. Namun, ia mengingatkan pekerjaan seorang menteri sudah banyak dan akan bertambah berat jika ditambah tugas menjadi ketum."Alangkah baiknya dimana saya sudah mengkritik Jusuf Kalla yang merangkap jabatan atau kepentingan, tentu menteri PAN akan ikut imbauan ketuanya. Tapi bila tetap maju dan terpilih kita tidak dapat berbuat apa-apa," ungkapnya.
(rif/)











































