"Kita akan menentukan di rapat pleno DPP,di situ diputuskan. Bisa terjadi seperti yang selama ini melalui voting di internal. Kemudian kalau konsensus diserahkan ke ketum," kata Waketum Golkar Theo L Sambuaga di Bakrie Tower, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (16/9/2014).
Menurut dia, rapat pleno penentuan nama untuk diusulkan dalam paket pimpinan DPR dilakukan dalam waktu dekat sebelum pelantikan anggota DPR periode 2004-2009. Dengan sistem paket ini, Golkar meyakini mendapat kursi ketua DPR.
"Menurut UU MD3 yang baru kan memang paket sistemnya,tidak otomatis yang terbesar (menjadi ketua), " sambungnya.
Ada sejumlah nama yang disebut-sebut menjadi calon ketua DPR dari Golkar yakni Setya Novanto, Fadel Muhammad, Ade Komaruddin, Agun Gunandjar. "Ini yang masih digodok," sebut Theo.
Dalam aturan yang baru, proses penentuan pimpinan DPR saat ini dilakukan dengan mengajukan paket. Paket pimpinan DPR seperti diatur dalam Tata Tertib DPR harus diajukan oleh lima fraksi.
(fdn/mpr)











































