"Korban jiwa satu orang teknisi kapal meninggal dunia," tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkatnya yang diterima detikcom, Selasa (16/9/2014).
Belum diketahui secara pasti penyebab dari terbakarnya kapal yang memuat 60.000 ton BBM jenis solar tersebut. Api sendiri sudah berhasil dipadamkan oleh BPBD Kabupaten Kotabaru bersama Depo Pertamina Kotabaru, SAR, SATPOL AIR dan Lanal Kotabaru menggunakan kapal cepat milik Pertamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Sutopo memastikan suplai BBM jenis solar dari pihak Pertamina untuk wilayah Kalsel aman. Saat ini stok BBM jenis solar di Depo Pertamina Kotabaru dan Depo Banjarmasin sebanyak 12.800 ton atau cukup untuk ketahanan 20 hari ke depan.
(aws/mpr)










































