JK: Menko Kesra Bisa Diisi Orang dari Partai Politik

JK: Menko Kesra Bisa Diisi Orang dari Partai Politik

- detikNews
Selasa, 16 Sep 2014 22:47 WIB
JK: Menko Kesra Bisa Diisi Orang dari Partai Politik
Jakarta - Presiden Terpilih Joko Widodo menyatakan 16 kementerian di kabinetnya bisa diisi oleh orang dari partai politik. Menurut Wakil Presiden Terpilih Jusuf Kalla, jabatan menteri koordinasi bisa berada dalam 16 kementerian itu termasuk menko kesejahteraan.

Usai datangi Jokowi di rumahnya, Jl. Taman Suropati, Menteng, Jakpus, JK mengatakan menteri koordinator di kabinet Jokowi-JK adalah salah satu jabatan kementerian yang dapat diisi oleh kader partai politik. Salah satunya adalah menko kesra. 16 kementerian yang bisa diisi oleh orang partai disebut JK penentunya adalah sesuai dengan keahliannya.

"Boleh. Menko Kesra boleh. (Penentuannya) sesuai keahliannya. Ada lah nanti rahasia perusahaan, yang isi nanti partai koalisi," ujar JK usai lakukan pertemuan tertutup dengan Jokowi, Selasa (16/8/2014) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan kali ini, Jokowi-JK membahas sejumlah hal terkait permasalahan bangsa. Termasuk mengenai penyusunan kabinet.

"Persoalan bangsa banyak, kita analisa bagaimana ke depan. Bagaimana kabinet disusun, masih tahap inventarisasi," kata JK.

Mantan Ketum Golkar itu pun menegaskan tidak akan ada kader dari partainya yang mendapat jatah kursi menteri. Pasalnya Golkar tidak berada dalam partai koalisi pengusung Jokowi-JK. Meski begitu, JK mengatakan akan ada beberapa partai baru yang akan bergabung.

"(Golkar) Pasti ndak lah, kan koalisi. (Partai di luar koalisi yang bergabung) ada beberapa. Tinggal menunggu waktu saja, Anda tahu sendirilah siapa," tutur mantan Wapres Kabinet Indonesia BErsatu Jilid I itu.

Mengenai komposisi berapa jatah menteri yang didapat masing-masing partai pengusungnya, disebut JK sesuai dengan porsi dan besar partainya. Itu pun disebut JK masih fleksibel dan harus ada keseimbangan sehingga perlu diatur baik-baik. Parpol yang duluan masuk menjadi pendukung Jokowi-JK menjadi salah satu pertimbangannya.

"(Kabinet diputuskan) sekitar bulan depan lah. (Fit proper) sekitar Oktober lah. Sekarang inventarisasi," jelas JK.

Keputusan final nama-nama menteri dikatakan JK akan diumumkan setelah pelantikan pada 20 Oktober mendatang. "Mugkin 2/3 hari setelah pelantikan sudah bisa diumumkan," tutupnya.

(ear/mpr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini