Pantauan detikcom, Selasa (16/9/2014), wilayah pemadaman meliputi kawasan pusat kota, Kecamatan Singkil, Tikala, Wenang, Tuminting, Sario, Wanea dan Bunaken. Pemadaman sudah berlangsung sejak pukul 18.30 WITA.
Banyak warga yang terpaksa menggunakan lilin dan lampu botol minyak tanah yang berisiko menyebabkan terjadinya kebakaran. Hanya sebagian kecil saja yang menggunakan mesin genset.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa jadi begitu, soalnya pameran tahun lalu listrik padam saat gubernur berpidato. Mungkin takut terulang lagi," ungkap Ronald (26), warga Winangun Kecamatan Malalayang.
Sejumlah warga lainnya juga menyatakan kecewa atas pemadaman listrik, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. "Biasanya selalu diterbitkan di media kalau ada jadwal pemadaman. Kalau seperti ini kami tak bisa berbuat apa-apa," tandas Rina Husain (28), warga lainnya.
Pihak PLN Suluttenggo hingga kini belum bisa memberikan keterangan mengenai padamnya listrik disebagian wilayah Manado.
General Manager (GM), Santoso Januarsono yang coba dihubungi ke nomornya 08113820*** tidak direspons. Begitu pun dengan pesan singkat yang dikirimkan, tidak dibalasnya.
(rmd/rmd)











































