"Dua-duanya dalam bentuk satuan Dinas. Tujuannya biar ada konsentrasi, lebih efektif dan biar cepat capai sasaran target," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah I Made Karmayoga saat dihubungi, Senin (15/9/2014).
Selama ini memang masalah air seperti pembangunan waduk, sodetan, banjir serta segala sesuatu yang berkaitan dengan infrastruktur jalan di bawah koordinasi Dinas PU. Nyatanya, kondisi di lapangan justru terlalu luas untuk ditangani satu dinas sehingga tak bisa maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pegawai negeri sipil yang ada di PU dianggap sudah lebih paham tentang hal yang terkait pekerjaan di dinas tata air maupun di dinas bina marga. Hal ini lebih mudah dibanding merekrut pegawai yang masih baru untuk dinas-dinas tersebut.
"Rekam jejak dan pengalaman mereka itu yang akan jadi pertimbangan kita. Susah kalau dari nol banget. Tapi bisa jadi juga kita akan menambah pegawai dari luar. Nanti bagian Ortala (Organisasi dan Tata Laksana) yang siapin," sambungnya lagi.
Sebelumnya, pemecahan dinas PU ini adalah bagian dari rencana perombakan dan perampingan struktur birokrasi pemprov DKI. Dasar hukum yang digunakan adalah Perda tentang Organisasi Perangkat Daerah yang sudah disahkan DPRD DKI beberapa waktu lalu.
Ada sekitar 2.000 lebih pejabat eselon IV, III, dan II yang dirotasi, mutasi dan promosi. Mereka akan dilantik secara massal pada Desember mendatang. Pelantikan itu termasuk nantinya kepala dinas PU Tata Air dan PU Bina Marga yang baru, serta kepala bidang di dinas tersebut.
(ros/mok)










































