10 Hari Tidak Makan & Minum, Remaja India Ditemukan Hidup
Jumat, 07 Jan 2005 15:32 WIB
Jakarta - Mungkin inilah yang dinamakan keajaiban. Seorang remaja ditemukan hidup setelah bergantung di sebuah pohon selama 10 hari di rantai pulau terpencil Andaman, India. Anak laki-laki tersebut selamat meski selama beberapa hari tidak makan dan minum menyusul bencana tsunami pada 26 Desember lalu. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Jumat (7/1/2005)."Saya tadinya sering menangis namun setelah beberapa hari air mata saya tidak mau lagi keluar. Saya tidak punya apapun untuk dimakan, tidak ada air untuk diminum dan tidak ada pertolongan," tukas Murlitharan di ibukota Andaman, Port Blair.Remaja berusia 14 tahun itu diterbangkan dari pulau Car Nicobar yang hancur akibat bencana tsunami oleh Angkatan Udara India pada Rabu (5/1/2005) lalu. "Saya tidak tahu bagaimana berenang sehingga saya bergantung ke pohon selama 10 hari karena air laut tidak surut dari desa saya yang disebut Tapai Ming," ujar Murlitharan yang hanya mengalami luka-luka memar di beberapa bagian tubuhnya.Tim penyelamat Angkatan Udara India menyatakan bahwa remaja tersebut mereka angkat dari pohon tempatnya berlindung selama berhari-hari dan kemudian jatuh ke perairan. Namun ia langsung diselamatkan oleh seorang perempuan warga setempat yang sempat merawat dia sebelum tim penyelamat tiba di lokasi.Sementara orangtua Murlitharan saat ini telah dirawat di sebuah rumah sakit di kota pantai Madras, India selatan setelah keduanya dievakuasi dari Car Nicobar beberapa hari lalu.Angka resmi korban jiwa di India akibat musibah tsunami mencapai sedikitnya 9.986 orang yang dipastikan meninggal. Sementara 5.679 orang lainnya hilang, yang kebanyakan dianggap meninggal. Korban jiwa paling besar terdapat di negeri bagian Tamil Nadu dengan 7.932 jiwa.
(ita/)











































