"Upayanya termasuk melaksanakan Mupimnas Kosgoro ini untuk konsolidasi. Sejauh mana aset yang ada yaitu kader Kosgoro di Golkar yang jumlahnya hampir sepertiga dari total suara yang ada untuk Munas Golkar," kata Agung yang juga menjabat sebagai Ketum Kosgoro 1957 ini saat ditanya langkah pemenangan sebagai caketum Golkar.
Hal ini disampaikan Agung usai Musyawarah Pimpinan Nasional (Mupimnas) Kosgoro 1957 di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (14/9/2014). Kosgoro sendiri telah memberikan dukungan pada Agung untuk menjadi caketum Golkar.
Agung menutukan bahwa dalam Munas Golkar nanti ada sekitar 560 suara yang diperebutkan caketum Golkar, yaitu suara dari DPP, DPD, dan ormas-ormas. Dari 560 suara tersebut, menurut Agung, dipegang oleh 200-an kader Kosgoro sehingga ia optimistis sudah mendapat sepertiga suara.
Menko Kesra ini juga intens melakukan komunikasi ke daerah. Agung yakin akan militansi kader Kosgoro. "Kami percaya dengan militansi dari kader Kosgoro sehingga konsisten, sudah dibagi 10 regional. Kita intens komunikasi ke daerah," ujarnya.
Agung juga melibatkan ormas-ormas Golkar lain di samping Kosgoro. Lebih lanjut, ia juga telah menyusun visi dan misi yang menempatkan anak muda di posisi penting. "Sudah siapkan visi misi dan tempatkan generasi muda sebagai bagian yang penting yaitu sebesar 70 persen," ujarnya.
"Sesuai tradisi, sekali saja sebagai ketum. Kita harus persiapkan kader berikutnya. Kader lahir not by accident tp by design," pungkas Agung.
(imk/vid)











































