Partai Golkar sebagai salah satu partai yang tergabung dalam KMP menganggap wajar bila ada pembicaraan soal kekuasaan antar parpol. Hanya saja, kekuasaan itu harus diraih dengan cara yang tidak menyalahi aturan.
"Parpol wajar kalau bicara soal kekuasaan karena wilayahnya soal kekuasaan. Bagaimana pun kekuasaan harus diraih dengan peraturan perundangan yang ada," kata Waketum Partai Golkar Agung Laksono saat ditanya apakah ada motif bagi-bagi kekuasaan di balik dukungan KMP terhadap Pilkada langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak menganggap yang di dalam maupun di luar lalu dianggap sebagai musuhnya. Tidak ke situ, tapi penyeimbang. Isu yang sejalan, ya bersama. Kita sebagai penyeimbang yang konstruktif," ujar Menko Kesra ini.
Selaku pimpinan Kosgoro, Agung menyerahkan pengambilan keputusan terkait RUU Pilkada ke DPP Golkar. Namun ia mengingatkan agar partai berlambang beringin itu mendengarkan aspirasi masyarakat.
"Kita harap Golkar bisa memilih dan mempertimbangkan sungguh-sungguh, pro dan kontranya. Golkar pertimbangkan masak-masak sebelum tentukan keputusannya," ucap Agung.
(imk/vid)
