"Agenda rapat terbatas hari ini untuk memikirkan apa yang perlu kita lakukan di dalam negeri berkaitan perkembangan dinamika yang disebut ISIS yang sekarang jadi topik di tingkat internasional," ujar SBY saat membuka ratas di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (14/9/2014).
Hadir dalam rapat Wakil Presiden Boediono, Mensesneg Sudi Silalahi, Kepala BIN Marciano Norman, Menag Lukman Hakim Saefuddin, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Sutarman, Menkopolhukam Djoko Suyanto, Jaksa Agung Basrief Arif, dan Mendagri Gamawan Fauzi. SBY juga meminta jajarannya untuk pro aktif tetap mewaspadai penyebaran paham ISIS di Indonesia.
"Jangan terninabobokan, terlena yang dianggap berbahaya di luar negeri tapi bisa juga terjadi di negeri kita," pesan SBY.
Paling baru, ISIS mengeksekusi relawan asal Inggris bernama David Haines. Video eksekusi Haines diupload ke dunia maya seperti eksekusi WN AS yang juga wartawan James Foley dan Steven Sotloff.
(gah/rmd)











































