Waketum Partai Golkar Agung Laksono kini melunak soal waktu pelaksanaan Munas Golkar. Ia menyerahkan sepenuhnya waktu pelaksanaan Munas kepada DPP untuk menghindari perpecahan.
"Saya siap 2014 tapi saya juga sebagaimana diputuskan oleh DPP. Akhirnya keberatan pribadi itu menjadi lumer karena kepentingan nasional," kata Agung di sela-sela Mupimnas Kosgoro 1957 di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (14/9/2014).
"Dengan cara ini juga terhindar perpecahan dan gontok-gontokan, karena pasti yang ambil untung bukan Golkar sendiri tapi partai lain," lanjut Ketua PPK Kosgoro 1957 ini. (Baca: Ical: Munas Golkar di Awal 2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting bukan dengan kekerasan, bukan pemaksaan, dan tidak pecat memecat," lanjut pria yang juga menjabat sebagai Menko Kesra ini.
Nantinya, keputusan waktu pelaksanaan Munas akan diambil dalam Rapimnas. "Itu nanti disahkan oleh forum, yaitu Rapimnas untuk menetapkan soal waktu," pungkasnya.
(imk/nrl)











































