Gerilya Cari Dukungan, SDA Kumpulkan DPW dan DPC PPP Se-Jateng dan DIY

PPP Pecah

Gerilya Cari Dukungan, SDA Kumpulkan DPW dan DPC PPP Se-Jateng dan DIY

- detikNews
Minggu, 14 Sep 2014 15:03 WIB
Gerilya Cari Dukungan, SDA Kumpulkan DPW dan DPC PPP Se-Jateng dan DIY
Yogyakarta -

Suryadharma Ali (SDA), Ketua Umum DPP PPP yang dipecat melalui rapat harian DPP PPP pada 9 September 2014 lalu menolak pemecatan tersebut. SDA pun bergerilya menggalang dukungan dari daerah.

Hari ini, Minggu (14/9/2014), SDA mengumpulkan ketua-ketua DPW dan DPC PPP se-Jawa Tengah dan Yogyakarta di Hotel Quality, Jl Solo Yogyakarta.

"Saya memang melakukan pertemuan dengan 30 DPC dan 3 DPW diantaranya Jawa Tengah dan DIY hari ini," kata SDA kepada wartawan usai pertemuan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan itu, SDA mengungkapkan tidak semua pengurus DPW dan DPC memiliki satu pandangan yang sama soal pemecatan dirinya. Masih ada DPW dan DPC yang mendukungnya. Dia memberi penjelasan kepada pengurus PPP daerah yang hadir, bahwa dirinya tetap menjabat sebagai ketua umum hingga pelaksanaan muktamar PPP ke VIII tahun 2015.

Pemecatan dirinya oleh Sekjen PPP, Romahurmuzy melalui rapat harian DPP PPP adalah tidak sah karena tidak seusai AD/ART partai. Jika rapat harian DPP sebagai ajang pemecatan ketua umum maka bisa terjadi pula rapat harian wilayah dan rapat harian cabang bisa sebagai ajang memecat ketua.

"Berdasarkan AD/ART partai yang dapat memecat atau memberhentikan ketua umum itu melalui muktamar. (Pemecatan) Itu ilegal," tegas dia.

SDA juga menuding pemecatan dirinya saat ini untuk memudahkan kubu Romi yang akan mengarahkan PPP ke kubu Jokowi-JK untuk mendapatkan jabatan atau kursi. Padahal dirinya masih tetap menyatakan dukungan terhadap Koalisi Merah Putih.

"Selama saya memimpin PPP, partai tetap di Koalisi Merah Putih," katanya.

Setelah dari Yogyakarta, SDA dijadwalkan melakukan juga pertemuan dengan DPW dan DPC se-Jawa Timur di Malang malam ini.

(bgs/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads