Diduga arus pendek (korsleting) yang berasal dari kerapnya pemadaman listrik menjadi pemicu terjadinya kebakaran itu. Api pun dengan cepat melalap bangunan yang atapnya berkonstruksi kayu tersebut.
Cuaca panas serta tiupan angin yang cukup kencang membuat gedung yang sering digunakan mahasiswa Jurusan Sastra Inggris ini dengan mudah terbakar. Usaha pemadaman dari sejumlah mahasiswa yang indekos di sekitar lokasi kejadian pun menjadi sia-sia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4 Unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkot Manado yang diterjunkan, nyaris tidak mampu menghalau api yang terus membesar. Api baru bisa dijinakkan 2 jam kemudian, tapi seluruh isi bangunan sudah ludes terbakar.
Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Jerry Ulaen di lokasi kebakaran mengatakan, tiga dari enam ruang kuliah yang terbakar itu, tidak digunakan selang satu semester terakhir ini, karena atapnya bocor.
"Padahal mahasiswa KKN Satgas sementara memperbaikinya, akhirnya malah sia-sia," ujarnya.
(nrl/nrl)