Di Bandara Iskandar Muda, Pemakaian Avtur Naik 5 Kali Lipat

Di Bandara Iskandar Muda, Pemakaian Avtur Naik 5 Kali Lipat

- detikNews
Jumat, 07 Jan 2005 14:14 WIB
Jakarta - Pemakaian avtur di Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh naik menjadi 96 kilo liter/kl per hari dari kenbutuhan normal 20 kilo liter per hari. Ini artinya meningkat lima kali lipat dari biasanya.Kenaikan konsumsi ini terkait dengan banyaknya pesawat dan helikopter pengangkut bantuan dan untuk evakuasi korban yang beroperasi di Banda Aceh. Jumlah penerbangan juga meningkat tajam menjadi lebih dari 120 kali penerbangan setiap hari. Demikian rilis Pertamina pada detikcom, Jumat (7/1/2005).Untuk mengantisipasi tingginya tingkat pemakaian avtur ini, Pertamina memasok avtur dari Depot Lhok Seumawe dan Labuhan Deli Medan dengan menggunakan Bridger (angkutan khusus Avtur) dan dalam bentuk drum melalui jalan darat. Hal ini dilakukan karena hancurnya Depot Krueng Raya (Banda Aceh) akibat gempa dan tsunami 26 Desember lalu. Upaya penghematan avtur juga dilakukan dengan meminta semua pesawat komersial untuk mengisi bahan bakar di Medan atau Pakanbaru terlebih dahulu sebelum menuju Banda Aceh. Kamis kemarin Pertamina kembali mengirimkan avtur 39 kl melalui bridger dari Lhok Seumawe, 28 kl dari Medan dan 192 drum (38,4 kl) dari Instalasi Labuhan Deli Medan. Hari ini Pertamina juga akan mengirimkan 76 kl avtur dari Medan. Total jumlah avtur yang telah dikirimkan ke Banda Aceh hingga saat ini berjumlah 371 kl. Penyaluran BBM lainnya di Banda Aceh relatif lancar dengan total jumlah yang dikirim hingga saat ini 1763 kl premium, 1194 kl solar dan 363 kl minyak tanah.SimelueUntuk Pulau Simelue, Pertamina hari ini memasok premium, solar dan minyak tanah masing-masing 48 kl dari Depot Sibolga. Kamis kemarin Pertamina memasok 45 drum solar (9 kl) dan 12 kl solar dari Labuhan Deli ke Singkil dan dilanjutkan ke Simelue melalui laut.Sedangkan pasokan untuk Meulaboh dilakukan melalui jalan darat dari Medan ke Sidikalang - Bakongan sejumlah 20 kl solar dan dari Sibolga ke Bakongan 18 kl. Pasokan juga dilakukan dengan menggunakan drum dari Terminal Teluk Kabung (Padang) sebanyak 20 drum premium (4 kl), 160 drum solar (32 kl) dan 20 drum minyak tanah (4 kl). (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini