Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Endi Sutendi pada detikcom menyebutkan saat kejadian dua anggotanya sedang piket jaga malam, yakni Aiptu Jumadir dan Brigadir Safri.
Keduanya mendengar dua kali suara ledakan di luar posnya. Saat keduanya keluar ia melihat segerombolan remaja yang langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor menuju jalan Dr Leimena, Antang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi teror ini diduga dilakukan oleh sekelompok anggota geng motor yang tidak suka dengan penertiban balapan liar yang dilakukan aparat kepolisian. Sebelum pelemparan Pos Polantas Tello, aksi serupa juga terjadi di Pos Polantas, Jalan Masjid Raya, Pasar Terong dan Pos Polantas Jalan AP Pettarani.
Aksi pelemparan bom molotov di Pos Polantas Tello ini masih dalam penyelidikan anggota Polsek Panakukang dan Polrestabes Makassar. Sebelumnya, Kapolrestabes Makassar, Rabu (10/9) Kombes Ferry Abraham menilai aksi vandalisme dari kelompok geng motor di Makassar hanya merupakan bentuk kenakalan remaja biasa.
(mna/nrl)











































