Berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu pukul 20.00 WAS, Sabtu (14/9/2014), seluruh jamaah haji gelombang satu ini diarahkan ke Madinah untuk melaksanakan salat wajib 40 waktu (arbain).
Siskohat juga mencatat sampai hari sudah 10 orang jamaah wafat. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tahun 1434 Hijriah/2013.
Sebagian besar jamaah wafat di pemondokan di Madinah, di tengah-tengah mereka melaksanakan arbain di Masjid Nabawi.
Berikut 10 jamaah haji yang meninggal dunia:
1. Rusdi bin Said (52), warga Buniwah RT04/RW01, Kabupaten Tegal, meninggal di pesawat dari Solo menuju Jeddah.
2. Musdalifa binti Muh Saleng (75), warga Jl Kopongeng, Kabupaten Sopeng, meninggal di Masjid Nabawi.
3. Ipati binti Tapa (69), Jl Dewi Sartika, Palu, meninggal di pemondokan Madinah.
4. Msrukah binti Sajidin (60), warga Jl Budug RT02/RW01, Jombang, meninggal di RA Arab Saudi.
5. Irwan Janin Harahap bin M Janin (66), warga Gang Melati No.1 RT002, Bandar Lampung, meninggal di pemondokan Madinah.
6. Yansuri ZA bin Zainal Abidin Pose (66), warga Jl Muhajirin IV No.4947, Palembang, meninggal di Masjid Nabawi.
7. Lotong binti Tambah (60), warga Dusun II RT 02/RW02, Kabupaten Sigi, meninggal di pemondokan Madinah.
8. Warga Idris bin Idris (72), warga Jl HOS Cokroaminoto, Pasar Baru, Kabupaten Kerinci, meninggal di pemondokan Madinah.
9. Miseran Budi Harsoyo bin Karso Kromo (67), warga Kedungwaru RT04/RW06, Kabupaten Tulungagung, meninggal di pemondokan Madinah.
10. Zainuddin U bin Umar J (64), warga Langgam RT02/RW04, Kabupaten Pelalawan, meninggal di pemondokan.
(van/gah)











































