Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengungkap identitas keempat WN Turki tersebut. Mereka adalah A Basyit, A Bozoghlan, A Bayram dan A Zubaidan.
Sedangkan WNI yang diciduk adalah SP (29) yang berprofesi sebagai guru honorer SLB Negeri Batia. Keterlibatan SP adalah menyembunyikan DPO teroris Mukhtar alias Romi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keempatnya rencananya akan menuju ke Poso untuk bergabung dengan kelompok Santoso yang difasilitasi oleh DPO Mochtar di Poso," kata Boy.
Sekadar diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) telah memetakan jaringan terorisme di Indonesia. Salah satunya adalah jaringan Santoso yang beroperasi di Sulawesi. Santoso hingga kini masih buron.
(kff/nrl)











































