Penangkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap isi koper milik Heldy. Saat diperiksa dengan X-Ray Security pada cek poin 1 terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, sekitar pukul 18.00 WIB, terlihat benda mirip senjata api di dalam koper Heldy. Saat hendak diperiksa ulang, Heldy terus berkelit.
Hal ini justru menambah kecurigaan petugas. Setelah berhasil diperiksa ulang dengan scanner, tampak cukup jelas ada benda mirip senapan di dalam koper milik pria asal Manggopoh, Padang tersebut.
"Melihat hal tersebut, petugas Supervisor Avsec yang kebetulan wanita, yakni Rina Nurmala Dewi langsung meminta kepada pemiliki tas untuk membuka isi kopernya," ujar Manajer Humas dan Protokoler Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudis Tiawan dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (14/9/2014).
Β
Setelah dilakukan pengecekan, benda yang dilarang dibawa dalam penerbangan tersebut juga tidak dilengkapi dokumen resmi. Petugas kemudian menahan Heldy dan melaporkannya kepada Polres Metro Bandara Soekarno Hatta.
"Penyelidikan diserahkan kepada Petugas Polres Bandara sesuai dengan peraturan yang ada," tutupnya.
(kff/kha)











































