Pansel Pimpinan KPK: Kita Cari yang Komitmen, Bukan Sekedar Job Seeker

Pansel Pimpinan KPK: Kita Cari yang Komitmen, Bukan Sekedar Job Seeker

- detikNews
Sabtu, 13 Sep 2014 17:43 WIB
Pansel Pimpinan KPK: Kita Cari yang Komitmen, Bukan Sekedar Job Seeker
Jakarta - Seleksi nasional untuk mencari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melewati tahapan uji kompetensi. Dari 104 orang yang daftar, 40 sudah gugur di seleksi administrasi dan kini kembali gugur 53 orang lainnya hingga yang tersisa yang akan masuk ke tahap selanjutnya hanya ada 11 orang.

β€œKita memang betul-betul cari orang yang komitmen. Bukan sekedar yang jobseeker,” kata Juru Bicara Panitia Seleksi, Imam Prasodjo, saat jumpa pers di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/9/2014).

Menanggapi jumlah pendaftar yang tak terlalu banyak, Imam mengaku tak masalah. Dia menduga orang enggan ikut seleksi karena tak tahan dengan prosesnya yang ketat dan panjang. Apalagi untuk menjadi pimpinan lembaga antikorupsi itu, seorang calon harus siap diperiksa rekam jejaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin orang menyadari untuk jadi pimpinan KPK itu melalui proses yang panjang. Mungkin dia nggak siap 'dibuka perutnya' alias dibongkar dan ditrack latar belakangnya. Berat sekali memang seleksinya. Tapi bagi saya jumlah yang berkurang itu tak selalu negative," kata dia.

Seleksi yang dilakukan saat ini adalah untuk mencari satu pimpinan yang akan menggantikan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang akan pensiun tahun ini. Imam menjelaskan, pihaknya melakukan seleksi ketat antara lain melibatkan intelijen dan publik untuk menelusuri rekam jejak para kandidat.

"Setelah 15 September diumumkan secara rinci 11 nama itu, akan ada profile assessment yang pada 18 September oleh tim independen sambil nunggu tanggapan masyarakat. Setelah itu akan ada lagi tracking rekam jejak pada 26 September. Itu akan jadi masukan buat kita untuk memeras dan mengkaji lagi sampai tahap berikutnya nanti yakni wawancara mendalam pada 9-10 Oktober," jelasnya.

(ros/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads