"Munas di 2015, awal," kata Ical sebelum mengikuti acara Kosgoro 1957 di Hotel Discovery Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/9/2014).
Memang terjadi tarik ulur soal pelaksanaan Munas Golkar. Sejumlah kader meminta Munas digelar tahun 2014 ini, sedangkan DPP ingin tetap di 2015.
Mereka yang meminta Munas digelar tahun ini beralasan kepengurusan Ical sudah tak layak dipertahankan, karena gagal memenuhi sejumlah target. Golkar juga diminta mengubah arah koalisinya mendukung pemerintahan Jokowi-JK.
DPP Golkar menolak. Pengurus DPP mendasarkan penolakannya pada hasil Munas Golkar di Riau tahun 2009, yang mengamanatkan Munas digelar tahun 2015. DPP Golkar juga menegaskan partai berlambang pohon beringin itu akan tetap berada di Koalisi Merah Putih sebagai penyeimbang pemerintahan.
(bar/trq)











































