Masyarakat Diminta Aktif Beri Masukan tentang Calon Pimpinan KPK

Masyarakat Diminta Aktif Beri Masukan tentang Calon Pimpinan KPK

- detikNews
Sabtu, 13 Sep 2014 16:43 WIB
Jakarta - Panitia seleksi nasional (Panselnas) calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta publik ikut aktif memberi masukan tentang para kandidat. Saat ini sudah ada 11 nama yang lolos seleksi tahap II yang bakal bertarung menggantikan Busyro Muqoddas yang akan pensiun.

"Nama itu nanti akan diumumkan pada Senin 15 September di media. Kami sekarang menghimbau kepada masyarakat agar nanti Senin (15/9) itu tolong dipelototin hasil seleksi ini untuk diberi masukan," kata Juru Bicara Panselnas, Imam Prasodjo, saat jumpa pers di Hotel Manhattan, Sabtu (13/9/2014).

Imam masih merahasiakan nama 11 calon itu. Dia hanya memberikan rincian soal profesi mereka. Paling banyak adalah PNS atau pensiunan PNS sebanyak 4 orang, kemudian swasta 2 orang, lembaga negara lainnya 2 orang, wartawan 1 orang, dan legislator 1 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini memang kayak tebak-tebakan. Tapi konferensi pers ini penting karena kami ingin minta tanggapan masyarakat mengenai profil mereka, nanti begitu diumumkan. Tentu ada masyarakat yang lebih kenal dia di dalam kehidupan sehari-hari. Kami minta nama itu direview dan diberi masukan agar pansel punya info yang akurat," kata dia.

Sekretaris pansel, Ahmad Ube, meminta masyarakat mencatat baik-baik alamat situs yang digunakan untuk menampung aspirasi. "Masukan dari masyarakat nanti dikirimkan ke website kita www.kemenkumham.go.id/panselkpk/ atau ke email pansel.kpk@kemenhukham.go.id dan nomor (021) 5274887," ucapnya.

Setelah pengumuman nama 11 kandidat, tahapan seleksi selanjutnya adalah uji profil. Proses seleksi tahap ketiga ini dilakukan pada 18 September dan hasilnya diumumkan pada 26 September mendatang. Adapun masa penelusuran jejak akan dilakukan mulai 26 September, hingga 6 Oktober mendatang. Setelah itu kemudian ada tahap wawancara.

(ros/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads