LT tidak bisa menghindar ketika polisi menghadangnya di Jalan Pahlawan Semarang saat digelar razia rutin. Wajahnya terlihat pucat ketika polisi mulai membuka jok motor Supra Fit bernopol H 5018 EM yang dikendarainya.
Setelah dicecar pertanyaan oleh petugas, remaja asal Weleri itu mengaku menggunakan pisau untuk merampas barang di Jalan Arteri Soekarno Hatta. Dalam aksinya itu, ia memperoleh uang Rp 100 ribu dan dompet korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Binmas Polrestabes Semarang, AKBP Nengah WD mengatakan pihaknya menurunkan 100 personel dalam razia di jalur protokol Semarang. Sementara itu remaja yang kedapatan membawa sajam saat ini sudah dibawa ke Mapolrestabes Semarang.
"Dia menakuti korban dengan senjata tajam. Sekarang sudah dilimpahkan ke Reskrim Polrestabes Semarang," pungkas Nengah.
Dalam razia tersebut didapati pemuda-pemudi yang tidak melengkapi surat kendaraan bahkan ada yang kedapatan terpengaruh minuman keras. Selain itu sempat ada pengendara motor yang berusaha kabur saat melihat petugas kepolisian.
Pengendara Honda Beat Kuning bernopol K 4116 Y terlihat kaget saat melihat petugas dan langsung membelokkan kendaraannya dengan kecepatan tinggi masuk ke gang. Kemudian polisi mengejarnya karena tahu gang tersebut tertutup portal. Ternyata pengendara membawa surat lengkap dan tidak ada pelanggaran. Ia hanya takut saat melihat polisi.
(alg/aan)











































