Penantian hingga bujuk rayu tersebut dilakukan Kasi Rehabilitasi dan Pelayanan Sudinsos Jakarta Selatan, Aprilia, dibantu seorang dokter dari Puskesmas Kelurahan Tegal Parang. Upaya membujuk Baron telah dilakukan Jumat (12/9) sejak pukul 13.00 WIB.
Beragam cara dari mengajaknya minum kopi, makan hingga memeriksa kesehatan di Puskesmas tak membuahkan hasil. Baron hanya sesekali membuka sedikit daun pintu rumahnya dan menjawab ajakan petugas dengan singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak mau, itu ada banpol (Satpol) nggak mau, kalo mau mancing, mancing aja sendiri. Dokter kan udah tau, kalo gue nggak mau ikut kalo ada dia-dia pada (Satpol PP)," kata Baron sambil menunjuk anggota Satpol PP Kelurahan Mampang dan Anggota Sudin Sosial Jakarta Selatan.
Namun sayang, bujuk rayu petugas tak sedikitpun digubris Baron. Putus asa, akhirnya para petugas memutuskan untuk pergi dan membiarkan Baron di rumahnya.
"Sulit sepertinya, kita sudah usahakan, tapi belum mau keluar juga. Kita mau amankan dia (Baron-red) baik-baik, jadi tidak ada yang terluka baik Baron maupun petugas," jelas Aprilia.
Karena berbagai upaya pembujukan tidak berjalan mulus, seorang warga pun mencoba menghubungi Omen (40) Mantan Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Mampang. Tak lama, pria berperawakan tinggi tegap itu pun terlihat datang dan mulai menghampiri kediaman Baron di Jalan Tegal Parang Utara 6, RT 06/04 Mampang Prapatan.
Terlihat percaya diri, Omen pun mulai memanggil Baron dengan pelan dari depan rumah. Omen memberitahu keberadaannya dan meminta Baron untuk keluar dari rumah.
"Baron, Baron, ini gue Omen. Lu harus ikut biar diobatin, biar sembuh. Pokoknya kalau udah dibawa terus lu kabur tengah jalan, pokoknya lu gue cari kemana pun, ngerti lu," jelas Omen mencoba berkomunikasi dari depan rumah Baron.
Mendengar perintah Omen, secara ajaib Baron akhirnya keluar rumah dan mengangguk tanda setuju. Baron pun diperintahkan untuk mengganti pakaian dan mengikuti langkah kaki petugas menaiki mobil Operasional Sudin Sosial Jakarta Selatan yang terlihat disiagakan.
"Sesuai rencana, Baron akan dibawa ke Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, untuk menjalani perawatan atas penyakit kejiwaan yang dideritanya. Semoga dia bisa sembuh," jelas Mila sebelum membawa Baron ke dalam mobil.
(rni/ahy)











































