"Nanti kita evakuasi 4 ke Makkah. Karena kondisinya sudah stabil. Empat ini pasien jiwa," kata Kasi Kesehatan PPIH Madinah, Tjetjep Ali Akbar, kepada wartawan di BPHI Madinah, Jumat (12/9/2014).
Tjetjep mengutarakan, selain yang mengalami gangguan jiwa, banyak jamaah yang menjalani cuci darah. Cuci darah dilakukan di RS Arab Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPHI bertugas menangani jamaah haji yang sakit. Kalau kondisinya sudah membaik namun memerlukan perawatan intensif akan dievakuasi ke BPHI Makkah, kalau kondisi menurun akan dibawa ke RS King Fahd Madinah.
Sore ini seorang jamaah haji dirujuk ke RS King Fahd Madinah karena menderita gangguan fungsi ginjal. Setelah 4 pasien dievakuasi maka tinggal seorang jamaha haji yang dirawat di BPHI Madinah.
Saat ini lebih dari 50.000 jamaah sudah tiba di Tanah Suci. Dikabarkan 7 jamaah meninggal dunia dengan identitas sebagai berikut:
1. Musdalifah binti M Saleng (75) meninggal di Masjid Nabawi pada 5 September, berasal dari embarkasi Ujung Pandang kloter 1
2. Ipati binti Tappa (70) meninggal dunia di pemondokan pada 8 September, jamaah kloter 3 embarkasi Balikpapan
3. Masrukhah binta Sajidin (60) meninggal di RS Arab Saudi pada 10 September, jamaah kloter 7 embarkasi Surabaya (gangguan pernafasan)
4. Irwan Janin Harahap (77) meninggal di pemondokan pada 10 September, jamaah kloter 5 embarkasi Jakarta (penyakit kanker)
5. Lotong Tamba Mete (60), meninggal di Pemondokan, jamaah kloter 5 dari embarkasi Balikpapan, meninggal hari ini (trauma thorak)
6. Yansuri Zainal Abidin (66) meninggal di Masjid Nabawi, jamaah kloter 7 dari embarkasi Palembang, meninggal hari ini (pendarahan otak akibat hipertensi)
7. Rudi bin Said (52 tahun), meninggal saat di perjalanan ke Jeddah. Rusdi berasal dari embarkasi Surakarta.
(van/spt)











































