Tolong! Naik Jembatan Penyeberangan Ini Seperti Menantang Maut

Tolong! Naik Jembatan Penyeberangan Ini Seperti Menantang Maut

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 20:10 WIB
Tolong! Naik Jembatan Penyeberangan Ini Seperti Menantang Maut
Jakarta -

Jembatan penyeberangan di dekat Halte UI atau lebih tepatnya setelah putaran UI dari arah Depok ke Pasar Minggu, Jaksel sungguh mengenaskan nasibnya. Jembatan itu hampir semua bagiannya berkarat dan lantainya bolong-bolong.

detikcom mencoba menjajal jembatan tersebut Jumat (12/9/2014), saat mulai menapaki anak tangga, rasa takut menghampiri, sebab di setiap ujung anak tangga yang terbuat dari besi itu, pasti terdapat lubang-lubang kecil. Perjalanan terus berlanjut, kondisi masih lebih mengerikan terasa saat sudah berada di atas. Angin yang kencang dan jembatan yang terkadang bergoyong karena derap langkah, menimbulkan rasa sedikit takut.

Atap jembatan pun hampir tidak berfungsi baik. Banyak coretan tangan-tangan jahil dan banyak yang bolong. Butuh sekitar 2 menit agar bisa sampai menyeberang ke sisi sebelahnya. Jembatan ini menjadi satu-satunya alternatif penyebrangan bagi warga sekitar. Seharusnya pemerintah lebih perhatian pada fasilitas publik yang satu ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mungkin karena letaknya di perbatasan antara Depok dan Jakarta makanya jembatan ini tidak begitu diperhatikan. Bingung apakah jembatan mengenaskan ini milik Pemkot Depok atau Pemprov DKI Jakarta.

Syamsudiat, mahasiswa yang sehari-hari menggunakan jembatan ini mengungkapkan kondisi rusak seperti ini memang sudah lama ada, salah satunya adalah soal lampu yang rusak. "Lampunya diperbaiki, soalnya kalau malam itu kita nyeberangnya gelap, ada beberapa lampu yang mati," kata dia yang mengenakan kaos biru ini.

"Selain itu yang paling parah lantainya banyak yang bolong-bolong," tambahnya.

Sekitar setengah jam detikcom memperhatikan lalu lalang di jembatan, memang semua orang yang ingin menyeberang harus melalui jembatan ini. Sebab kalau tidak mereka harus menyeberang 4 ruas jalan besar dan dua jalur kereta api ganda. Sungguh menantang maut bukan.

Selain orang, ada juga sepeda yang dibawa untuk menyebrangi jembatan. Pedagang makanan yang memikul makanannya juga ikut menyebrang jembatan mengenaskan ini.

Satu lagi jembatan yang 'mengerikan', coba tengok jembatan di depan Stasiun Pasar Minggu. Jembatan yang menghubungkan stasiun dan pasar itu kondisinya membuat deg-degan saat melintas. Ada beberapa bagian lantai yang sudah terkelupas, tak heran kalau warga memilih tak melintas di jembatan ini.

Kapan ya jembatan ini diperbaiki dan aman bagi pemakainya?

(slm/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads