Pemerintah Arab Saudi Deteksi Dini Wabah Ebola

Laporan dari Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi Deteksi Dini Wabah Ebola

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 19:20 WIB
Jakarta - Memasuki musim haji 2014 ini pemerintah Arab Saudi melakukan deteksi dini terhadap wabah ebola. Deteksi dini ini dilakukan untuk memastikan keselamatan jutaan jamaah haji di tahun 2014.

Kepala BPHI Daerah Kerja Jeddah dokter Agus Hidayat menuturkan deteksi dini sudah diberlakukan saat ini. Pada Jumat (12/9/2014) ini jamaah dibagikan kartu berukuran 15x15 cm di atas pesawat. Kartu kewaspadaan dini Ebola ini dikeluarkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

"Jemaah calon haji diminta mengisi untuk mendeteksi apakah jemaah terindikasi Ebola atau tidak," kata Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kartu deteksi dini tersebut berisi sejumlah pertanyaan, dan jemaah tinggal mencontrengnya. Contoh pertanyaannya, apakah jamaah pernah ke negara-negara yang sedang terjangkit Ebola, seperti Nigeria, Kenya, Liberia, Siera Leon dan lain-lain. Juga ada pertanyaan, apakah dalam tujuh hari terakhir jemaah pernah mengalami sesak nafas, demam, nyeri tenggorokan, mual, dan muntah diare.

"Kalau positif tentu akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Kesehatan Saudi," terang Agus.

BPHI sendiri mengikuti saja prosedur yang baru ditetapkan itu. Meskipun sudah lebih dari 50.000 jamaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi.

Sampai dengan saat ini jumlah jamaah haji yang tiba di Tanah Suci sekitar 59.345 orang. Sampai saat ini ada 4 jamaah haji yang sudah dipastikan meninggal dunia yakni Rudi bin Saad (52 tahun) yang meninggal saat di perjalanan ke Jeddah, Musdalifa binti Muhammad S (75 tahun) meninggal di RS Madinah karena sakit jantung , Ipati binti Tapa Hamzah (69 tahun) meninggal karena penyakit jantung di Pondokan Madinah, dan Masruchah binti Sajidan meninggal karena penyakit Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Arab Saudi Madinah (10/9).

Jumlah jamaah haji yang sakit dan dirawat di rumah sakit baik di Jeddah, Madinah dan Makkah sebanyak 81 orang, rujukan 49 orang dan
rawat jalan sebanyak 191 orang. Kabar terakhir ada lagi 3 jamaah haji meninggal dunia, identitas jamaah sedang dalam tahap konfirmasi untuk mendapatkan COD (Certificate of Death).

(van/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads