"Sudahlah. Sudah ada aturannya kan. Kalau gubernur berhalangan hadir atau ada hal lain, wakilnya kan otomatis naik. Jangan dihalang-halangi," ujar Muhammad Rodja di kediamannya, Jalan Tulodong Atas, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (12/9/2014).
Rodja yang juga anggota Majelis Syariah PPP ini menambahkan, sebagai pejabat DPRD, Lulung juga harus punya etika dalam berkomunikasi. Dia menegaskan jangan membuat pernyataan konfrontasi yang memicu pertengkaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana atau Haji Lulung tersinggung dengan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dia pun bertekad untuk menjegal langkah Ahok menjadi Gubernur DKI. Lulung merasa disindir karena ungkapan Ahok yang menghina DPRD sebagai sarang korupsi, pemeras kepala daerah, hingga pemeras kepala daerah.
"Ahok harus dibinasakan, binasakan kariernya jadi wakil gubernur," kata Lulung di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (11/9/2014).
(trq/nrl)











































