Terminal keberangkatan domestik baru Bandara I Gusti Ngurah Rai telah selesai direnovasi. Penumpang yang menunggu di terminal ini akan dimanjakan oleh pemandangan sunset yang indah.
"Kami rencanakan mulai tanggal 17 September, pelayanan penerbangan pertama baik datang maupun berangkat sudah akan menggunakan terminal baru," kata General Manager Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (12/9/2014).
Herry mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan operasi boyong yaitu memindahkan seluruh peralatan dan fasilitas dari terminal temporer ke terminal baru. Renovasi tersebut, menurut Herry, tidak hanya memperbaiki bentuk fisik terminal, namun juga perbaikan kualitas pelayanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa perbaikan yang dilakukan antara lain dengan mengusung konsep lounge pada area penjualan tiket. Konsep lounge tersebut diharapkan akan memberikan kenyamanan lebih kepada para calon penumpang.
Selain itu, jumlah meja pelaporan juga ditambah. Jika sebelumnya hanya 35 unit, kini menjadi 62 unit. Sementara peningkatan layanan yang terbaru adalah penerapan sistem common use check in system pada meja pelaporan (check in counter) sehingga dapat mengoptimalkan proses check in.
"Yang juga sangat menarik dari terminal baru ini terletak pada ruang tunggu keberangkatan di mana kami membuat seluruh dinding pada sisi barat terminal menggunakan kaca sehingga para penumpang dapat dimanjakan dengan pemandangan pantai terutama saat sunset," ungkap Herry.
Ia berharap, pengoperasian terminal domestik baru ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik untuk menjawab tantangan ke depan. Mengingat semakin lama jumlah pengunjung ke Bali semakin meningkat.
Memasuki triwulan tiga tahun ini saja, menurutnya telah tercatat jumlah wisatawan yang datang ke Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai hampir mencapai 3 juta orang atau meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan jumlah keseluruhan penumpang sebanyak 11,3 juta.
"Peningkatan ini diprediksi akan terus naik pada akhir tahun nanti," tutupnya.
(kff/nrl)










































