Lulung Galang Interpelasi, PKS DKI Masih Pikir-pikir

Lulung Galang Interpelasi, PKS DKI Masih Pikir-pikir

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 10:21 WIB
Lulung Galang Interpelasi, PKS DKI Masih Pikir-pikir
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana, yang lebih dikenal dengan nama Haji Lulung berencana menggalang hak interpelasi terhadap Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Fraksi PKS belum memutuskan sikapnya soal rencana interpelasi ini.

"Saya belum dapat arahan dari ketua partai atau ketua fraksi," kata Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PKS, Triwisaksana saat dihubungi, Jumat (12/9/2014).

Kemungkinan wacana interpelasi ini kata Triwisaksana akan disinggung dalam rapat fraksi PKS pada Selasa (16/9) pekan depan.
"Kita belum konsolidasi, ketua fraksi atau ketua partai belum kasih arahan, jadi kita masih melihat situasi," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Politisi yang akrab disapa Bang Sani ini menyebut hak interpelasi bisa diajukan oleh minimal 15 anggota dewan. Menurutnya interpelasi dimaksudkan untuk mempertanyakan kebijakan ataupun pernyataan kepala daerah.

"Ada satu kebijakan atau satu pernyataan kepala daerah yang butuh klarifikasi, itu bisa melalui interpelasi," sambungnya.

Soal pernyataan Ahok yang menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD, Bang Sani menanggapi wajar. "Seperti yang Pak Ahok katakan sendiri dia tidak bermaksud menggeneralisir,jadi kalau masalah kepala daerah dikhawatirkan jadi 'ATM', politik uang itu masalah hukum yang diselesaikan secara hukum," ujarnya.

Lulung memang bertekad membinasakan karier politik Ahok karena ucapan keras Ahok tentang DPRD. Politikus PPP ini akan menggalang hak interpelasi terhadap Ahok.

"Banyak juga dia melecehkan DPRD, maka saya prakarsai untuk bertemu pimpinan DPRD. Dia banyak komentar-komentar tidak substansi dan melanggar norma," kata Lulung, Kamis (11/9).

(fdn/ndr)


Berita Terkait