Anas Pernah Dimintai Tolong Mutasi Jabatan di Kemendikbud dan Kepolisian

Anas Pernah Dimintai Tolong Mutasi Jabatan di Kemendikbud dan Kepolisian

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 00:34 WIB
Anas Pernah Dimintai Tolong Mutasi Jabatan di Kemendikbud dan Kepolisian
Jakarta - Sosok Anas Urbaningrum yang pernah memimpin partai penguasa, menjadi magnet tersendiri bagi para pejabat yang menginginkan posisi tertentu. Jaksa membeberkan setidaknya ada dua kali permintaan kepada Anas melalui istrinya Attiyah Laila.

‎‎Dalam data forensik yang bersumber dari handphone milik Attiyah ‎tertanggal 9 Mei 2011 pukul 20.17 WIB, terungkap adanya pesan singkat dari seseorang bernama Endar Mas. Pada intinya, si pengirim pesan meneruskan pesan dari orang lain, agar Anas membantu mutasi jabatan di Kemendikbud.

’’Assalamualaikum, Dek Endar tolong aturke Dek Tia, sak umpomo ora ngerepoti arep nyuwun tulong perkoro mutasiku nang kemendiknas untuk pengisian job kosong Irjen. Berkasku wis di asto Mbah Kyai Asrori Bumiayu lan wis diaturke Pak Nuh waktu rawuh nang Bumiayu. Kebeneran saiki Sekjen Diknas Mas Ainun Naim nate nyantri nang Krapyak lan ugo karo pek Dinas Pak Muslih ndisek nang komplek H. Staf Khusus Mendiknas Mas Taufiqurahman Saleh, seniore Dek Anas nang Suroboyo. Matur Nuwun," demikian bunyi pesan singkat tersebut, yang dibacakan jaksa KPK sebagai bagian dari surat tuntutan untuk Anas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada juga SMS lain pada tanggal 9 Februari 2011. Pesan singkat yang ini pada intinya memohon kepada Anas untuk membantu mutasi yang ada di tubuh Polri.

 ’’Dik, jamaah Heru Tri Sasono SiK, M.Si, pangkat AKBP, NRP 70030448 jabatan Kasubag Pengadaan Kakorlantas Polri kalau bisa ingin di Polda Metro Jaya jadi Kasubdit Regident. Atau jadi Kapolres di Klaten Jateng atau Malang Kabupaten. Karena rencana bulan ini mau ada mutasi. Matur sembah nuwun," demikian bunyi pesan yang dibacakan jaksa.

Jaksa tidak mengungkap apakah ada balasan dari Attiyah terhadap dua pesan masuk tersebut.

(fjr/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads