Ratusan warga sudah mulai mengepung rumah Kompol Patahuddin sejak pukul 16.00 Wita hingga sekitar pukul 22.00 wita karena tidak terima dengan sikap arogan Kompol Patahuddin yang menampar Mukhtar (19 tahun), warga yang tinggal tidak jauh dari rumah Kompol Patahuddin.
Massa baru bubar sekitar pukul 22.00 wita, setelah puluhan personel kepolisian dikerahkan bersama satu unit kendaraan taktis (rantis) dari Polrestabes Makassar dan 1 unit mobil Water Canon milik Polda Sulselbar untuk mengevakuasi Kompol Patahuddin, anggota Binkum Polda Sulselbar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Endi Sutendi pada detikcom menyebutkan aksi pengepungan rumah Kompol Patahuddin dipicu dugaan penamparan pada Mukhtar, sopir mobil boks yang memarkir kendaraannya di depan rumah Kompol Patahuddin. Korban diketahui juga berdomisili di sekitar rumah oknum Kompol Patahuddin, di RT VI Kompleks Pasar Pannampu, Capoa.
"Yang bersangkutan sudah diamankan oleh anggota Propam Polda, kalau betul dia menampar warga maka akan diberi sanksi disiplin sesuai peraturan yang berlaku, saat ini masih diselidiki kebenarannya," ujar Endi.
Informasi yang didapatkan Detikcom, oknum Kompol Patahuddin tidak begitu disenangi warga di sekitar rumahnya, karena gampang emosi dan bermain kasar bila melihat kendaraan diparkir di depan rumahnya.
Situasi saat ini di sekitar rumah Kompol Patahuddin sudah kondusif. Warga yang emosi sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Meski demikian, rumah Kompol Patahuddin masih dijaga ketat oleh rekan-rekannya dari Polsek Ujung Tanah dan Polsek Tallo.
(mna/rvk)











































