Ketua Panja RUU Pilkada Kewalahan 'Dibom' SMS Penolakan Pilkada Lewat DPRD

Ketua Panja RUU Pilkada Kewalahan 'Dibom' SMS Penolakan Pilkada Lewat DPRD

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2014 19:54 WIB
Ketua Panja RUU Pilkada Kewalahan Dibom SMS Penolakan Pilkada Lewat DPRD
Jakarta - Poster ajakan untuk menolak RUU Pilkada beredar di media sosial. Poster itu mencantumkan nomor seluler Ketua Panja RUU Pilkada Abdul Hakam Naja. Akibat poster itu, Hakam kewalahan menerima bom penolakan pilkada lewat DPRD.

Hakam mengaku baterai ponsel Nokia Communicator drop lantaran kebanjiran SMS yang berkaitan soal polemik pilkada langsung dan tak langsung. Sebagian besar SMS itu mendukung Pilkada langsung.

"Baterai saya jadi drop. Tapi tidak apa-apalah, itu risiko," kata Hakam di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Hakam menyebut SMS yang masuk sangat banyak. "Ada juga yang mendukung Pilkada lewat DPRD, tapi kebanyakan mendukung Pilkada langsung," ungkap politisi PAN ini.

Bukan hanya lewat SMS, Hakam mengaku juga sering ditelepon oleh orang yang menyampaikan aspirasinya. Hakam agak kesulitan ketika panggilan telepon itu masuk saat dirinya memimpin rapat.

"Mestinya izin dulu sebelum menelepon," kata Hakam.β€Ž
β€Ž
Hakam menuturkan sampai saat ini proses pembahasan RUU Pilkada sedang memasuki tahap rapat dengan Tim Kecil yang terdiri dari Tim Perumus (Timus) dan Tim Sinkronisasi (Timsin). Pandangan lewat rapat sebelumnya sedang dibahas dalam rapat itu. Menurut jadwal, RUU ini akan disahkan di DPR pada 25 September.

(dnu/trq)


Berita Terkait