"Semestinya tahun ini presiden, menteri, gubernur, gajinya naik, maka kita tidak naikkan dulu untuk keputusan pemerintahan yang akan datang," kata SBY dalam jumpa pers usai rapat kabinet terbatas bidang ekonomi di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (11/9/2014) petang.
"Amat sering kita kembalikan anggaran, karena setelah hemat tidak dikembalikan lagi. Contohnya tahun ini ada hemat Rp 43 triliun dikembalikan lagi," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada niatan pemerintahan yang saya pimpin ini, tidak ada yang berboros-boros. Kalau pemerintahan Pak Jokowi ada keinginan untuk berhemat lagi, saya dukung. Untuk efisiensi anggaran, niat itu baik dan perlu kita dukung. Dan tidak perlu kita kontraskan dan dihadap-hadapkan dengan pemerintahan berikutnya," tutur SBY.
(dha/nrl)











































