"DPRD memang dipilih rakyat. Tapi begitu dipilih, DPRD jadi rampok. Kalau aku, seharusnya (Pilkada) rakyat yang pilih. Suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2014).
Menurut Ruhut, PD belum mengambil sikap final soal RUU Pilkada. Masih ada kemungkinan PD berubah haluan menolak pilkada lewat DPRD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang, paling tidak bertahap, kami minta Gubernur, Bupati, Walikota (dipilih langsung). Demokrat kemarin wacananya dipilih langsung oleh rakyat. Politik itu bertahap, bersabarlah," imbuh anggota Komisi III DPR ini.
(dnu/trq)











































