Simpan 9 Kg Ganja di Ember Cucian Kotor, Pasutri Ini Ditangkap Polisi

Simpan 9 Kg Ganja di Ember Cucian Kotor, Pasutri Ini Ditangkap Polisi

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2014 17:29 WIB
Simpan 9 Kg Ganja di Ember Cucian Kotor, Pasutri Ini Ditangkap Polisi
Jakarta -

Pasutri SH alias B (26) dan DN (28) diamankan di Mapolres Jakarta Pusat karena kedapatan memiliki 9 kg narkoba jenis ganja dan 3 paket ganja. Mereka menyembunyikan barang haram itu di ember cucian kotor.

Keduanya ditangkap berdasarkan laporan warga kepada pihak kepolisian yang mengaku resah dengan keberadaan pasutri tersebut.

Mereka ditangkap di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jl Tanah Koja, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (8/9) lalu. "Awalnya info yang kita dapat mereka punya sabu," kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat, AKBP JR Sitinjak, di Mapolres Jakpus, Jl Kramat Raya, Kamis (11/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun setelah dilakukan penggeledahan, pasutri yang memiliki seorang anak tersebut menyimpan 9 kg ganja di dalam ember pakaian kotor. Keduanya berusaha menutupi ganja tersebut saat polisi datang menggeledah.

"Yang nyembunyiin justru istrinya. Jadi istrinya memang berperan," kata Sitinjak.

Diduga, keduanya memiliki 9,5 kg ganja. Namun sebanyak 500 gram telah dijual kepada pengguna.

"Tiap kilogram dijual dengan harga Rp 3,2 juta. Mereka belinya Rp 3 juta," ujarnya.

Menurut Sitinjak, selama ini sang suami yang berinisial SH bekerja sebagai pelayan rumah makan. Sementara sang istri, DN yang memiliki tato bunga di kaki sebelah kanan tersebut tidak memiliki pekerjaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya diminta menjadi kurir narkoba oleh seorang bandar berinisial P. Saat ini sang bandar masih dalam pengejaran oleh Satuan Narkoba Polres Jakpus.

"Pasangan ini biasanya justru bertransaksi di tempat ramai untuk menghindari kecurigaan petugas," terang Sitinjak.

Salah satu lokasi transaksi sepasang kurir narkoba tersebut adalah di sebuah pasar di kawasan Serpong, Tangerang. Mereka membawa ganja dan sabu yang dibungkus plastik hitam kemudian disimpan di kos keduanya.

(kff/aan)


Berita Terkait