Puluhan Warga Bogor Geruduk Rumah Pemotongan Anjing

Puluhan Warga Bogor Geruduk Rumah Pemotongan Anjing

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2014 13:56 WIB
Bogor - Puluhan warga menggeruduk sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat penyembelihan anjing di Kelurahan Kebon Pedes RT 02/10 Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (11/9/2014). Warga kesal karena Kisnen, pemilik rumah, dianggap telah melanggar kesepakatan untuk tidak memperjualbelikan dan melakukan pemotongan/penyembelihan anjing di rumahnya. Oleh warga, Kisnen diserahkan ke Polsek Tanah Sareal.

Rina Santi, ketua RT setempat mengatakan, Kisnen dipergoki warga saat memberikan 4 ekor anjing dalam kondisi terikat kepada seorang sopir angkot yang diduga merupakan pembeli anjing pada pukuL 08.00 WIB. "Warga sempet negur saudara Kisnen dan mengejar angkot yang membawa anjing itu. Angkotnya dapet, tapi sopirnya kabur," kata Rina kepada wartawan, Kamis (11/9/2014).

Diduga kesal dengan aksi jualbeli anjing, puluhan warga menggeruduk rumah Kisnen yang sejak lama dijadikan sebagai lokasi pemotongan anjing. "Sama warga, Pak Kisnen dibawa ke kantor Polsek Tanah Sareal. Pas saya datang ke lokasi, rumah Pak Kisnen sudah ramai. Pak Kisnen juga sudah dibawa ke Polsek," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada April 2014 lalu, rumah Kisnen juga sempat didatangi oleh puluhan warga karena merasa terganggu dengan aktivitas di rumah Kisnen yang dijadikan lokasi penjualan dan pemotongan anjing. Warga menolak aktivitas Kisnen karena terganggu dengan suara anjing terlebih saat dipotong tercium bau amis darah di sekitar rumah Kisnen.

Saat itu, Kisnen sempat melakukan perjanjian dengan warga dan pihak kelurahan untuk tidak beroperasi lagi (menjual dan memotong anjing). Namun kenyataannya, Kisnen melanggar perjanjiannya sendiri dan membuat marah warga. Warga yang tersulut emosi kemudian menggeruduk rumah Kisnen dan menyerahkannya ke Polsek Tanah Sareal.

(try/try)


Berita Terkait